| Jeremias Pah |
![]() |
| Ernest Prakasa |
Ernest Prakasa mulai dikenal publik saat menjadi finalis kompetisi Stand-Up Comedy Indonesia di Kompas TV, terampil mengomedikan berbagai sisi menarik kehidupan etnis Tionghoa di negara ini. Dengan jenaka ia mencoba membuktikan bahwa komedi adalah salah satu cara meredakan luka dan mengikis tabu (penerbitkpg.com)
![]() |
| Maman Suherman |
Kecintaan Maman Suherman pada dunia media dan hiburan sudah tumbuh sejak
kecil. Sepanjang kariernya ia menimba pengalaman sebagai reporter dan
redaktur di sejumlah media cetak seperti majalah Mahkota, tabloid Nova,
tabloid Citra, dan majalah SeRu!. Industri penyiaran pun ia geluti
dengan merancang berbagai program televisi dan radio. Berbekal
pengalamannya sebagai wartawan dan kedekatannya dengan kehidupan
selebriti, Maman kini sedang menjalani mimpi yang disimpannya sejak
lama: membuat tayangan tentang selebriti yang berbasis fakta, bukan
gosip, lewat program Mata Hati yang tayang di Kompas TV (penerbitkpg.com)
Komunitas Fotografi NTT diantaranya
terdiri dari Fotografer Kupang dan Sekitarnya (FOKUs), Fotografer Indonesia (FI)
Regional NTT, Tapaleuk, dan Human Interest Kupan (HAIK) yang anggotanya berasal
dari Seluruh daerah di NTT
![]() |
| Intan Anggita |
Komunitas Stand Up Comedy adalah Komunitas yang berdiri
di Kupang pada tanggal 23 Maret 2012. Saatini Stand Up Indo Kupang telah beranggotakan
20 orang (aktif) yang berasal dari berbagai background profesi di Kupang.
Semenjak berdiri, Stand Up Indo Kupang telah menyelenggarakan Stand Up Show di Aula
El Tari, Komplek Kantor Selain itu, Stand Up Indo Kupang secara rutin melaksanakan
Stand Up Unite setiap 2 (dua) minggu sekali yaitu di Regna Café dan Stikes CHMK
Kupang dan regular setiap malam Sabtu di Circle Cafe
Lembaga Rumah Poetica dan Komunitas Sastra Dusun Flobamora, adalah dua komunitas sastra besar di Kota Kupang. Seriang mengadakan temu sastra bulanan, bedah buku sastra, diskusi dan berupaya melahirkan jurnal sastra Santarang.
Komunitas MUSA (singkatan dari Multimedia Untuk Semua) adalah sebuah komunitas
yang bergerak di bidang multimedia (fotografi,
videografi, desain grafis, sastra,
dll). Komunitas MUSA berdiri atas inisiatif dari komunitas
Fotografi Kupang dan Sekitarnya (FOKUs),
perkumpulan PIKUL, Komunitas Film Independen Rumah Desain dan para relawan--‐relawan
(CIS Timor). Komunitas MUSA memiliki visi yaitu berbagi wawasan dan keterampilan
terkait dunia multimedia dengan generasi muda NTT.
Workshop akan diberikan
oleh Angga Dwimas Sasongko, Sutradara dari
film pemenang beragam festival, Harin Untuk
Amanda dan beberapa film lainnya seperti
Jelangkung 3 dan Musik Hati. Executive
Director di Green Music Foundation ini
juga tengah menyiapkan sebuah film yang
mengambil latar kehidupan di daerah
timur
Indonesia, Cahaya Dari Timur. Diharapkan dengan
adanya workshop ini, generasi muda NTT menjadi
lebih tertarik dengan dunia sinematografi sehingga
potensi bakat dan alam NTT dapat lebih
tergali. Seperti telah diketahui bahwa pesona
alam NTT menjadi Daya tarik tersendiri bagi para
sineas nasional. Content dari workshop ini adalah
mengenai mteknik penulisan skenario, penyutradaraan,
editing, dll.
Dan banyak lagi komunitas di Kota Kupang yang ingin sekali kami ajak untuk terlibat dalam festival ini. Silahkan mendaftar ke Nick Pratama 081529145000 (twitter @nick_kupang).



